Friday, April 20, 2012

Pengertian konstitusi

     I.            Pengertian konstitusi
Konstitusi adalah keseluruhan peraturan baik yang tertulis maupun tidak tertulis yang mengatur secara mengikat cara suatu pemerintahan diselenggarakan dalam suatu masyarakataNegara
q  Dalam pengertian luas, ”Konstitusi” berarti keseluruhan dari ketentuan-ketentuan dasar atau hukum dasar (droit constitunelle). Konstitusi, ada yg dalam bentuk dokumen tertulis ada juga yang tidak tertulis (pelopor Bolingbroke).
q  Dalam pengertian sempit (terbatas), ”Konstitusi” berarti piagam dasar atau undang-undang dasar (loi constitunelle), yaitu suatu dokumen lengkap mengenai peraturan-peraturan dasar negara, contoh UUD 1945 (pelopor Lord Bryce dan C.F. Strong). 
Secara umum konstitusi didefenisikan sebagai keseluruhan dan peraturan – peraturan baik tertulis atau tidak tertulis yang secara imperative mengikat bagi penyelenggara Negara maaupun bagi warga Negara di semua tingkatan.
Dalam bahasa perancis kata kontitusi sebagai terjemahan dari “constituer” yang arti harfiahnya adalah membentuk atau menetapkan, yang umumnya dapat dielaborasikan :
1.      Secara politis, konstitusi adalah kesepakatan penyerahan kekuasaan pada kedaulatan yang lebih tinggi atau kontrak social
2.      Secara sosiologis, konstitusi adalah kesepakatan individu – individu dalam mendirikan organisasi sebagai payung untuk menaungi kehidupan dan eksistensi individu dalam hidup bermasyarakat
3.      Secara yuridis, konstitusi adalah perjanjian tertulis dari kesepakatan yang berisi tujuan dan aturan untuk mengatur para pihak yang bersepakatan tersebut
Dari definisi yang telah dirumuskan para pakar, tergambar jelas betapa pentingnya makna sebuah konstitusi dalam kehidupan suatu Negara. Tak dapat dibayangkan bagaimana jadinya sebuah Negara tanpa memiliki konstitusi atau memiliki konstitusi dengan kemungkinan multi tafsir, dapat merugikan bahkan menyengsarakan rakyat.